dear monday..
tiada terasa nafas ini selalu berlomba dengan detik waktu.
mata yang terus menerawang ke berbagai dimensi pun tiada hambatan untk memperjelas keadaan.
hilir mudik debu yang berterbangan sangat terasa di pagi ini.
yaa.. inilah hidup ku. saat dimana semua merasa gembira di awal pekan, aku hanya terdiam di bantaran gedung untuk menyaksikan kegilaan orang-orang yang tidak waras.
it's monday, menjadi pembuka pekan bagi kalangan orang yang akan terus membuat rencana masa depannya.
ku mulai bangun untuk tetap menjaga langkah ini.
tanpa sadar, matahari mulai menjinakan diri dengan sinarnya.
tidak.. aku adalah lelaki yang hanya bisa berharap dengan kebetulan.
walau pun aku mengerti, tidak ada yang secara kebetulan.
untuk wanita yang telah mengajariku cara mencinta. karna wanita itu aku masih tetap bertahan.
mama..
No comments:
Post a Comment